Dentuman meriam terdengar dengan keras, serpihan peluru terpencar mengenai beberapa prajurit di medan yang terselimuti debu peperangan, suara teriakan kesakitan menggema, rentetan peluru saling bersahutan, tiga buah dentuman keras terdengar kembali memekakkan telinga, bunyi peluit sahut menyahut menandakan para gerilyawan agar mundur dari kancah peperangan.
Dentuman sekali lagi terdengar keras, sebuah bangunan klasik hancur berkeping-keping, beberapa orang terpental beberapa ratus meter akibat bom itu, sesekali Ufuk memuntahkan senapan AK-47 nya kesegala arah, ia berusaha mengenai beberapa rombongan prajurit yang mendekat, beberapa dari mereka terlihat berjatuhan, beberapa bersembunyi dalam bangunan besar diseberangnya.

