Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Kisah Ibu Imam Syafii...

"Nak pergilah menuntut ilmu tuk jihad di jalan Allaah SWT, Kelak kita bertemu di akhirat saja". Perintah Ibunda Imam Syafi'i kepada Imam Syafi'i sebelum rihlah (perjalanan menuntut ilmu).
 
Kemudian, Imam Syafi'i berangkat dari Makkah ke Madinah belajar dengan Imam Malik, kemudian ke Iraq.
 
Di Iraq, Imam Syafi'i bukan hanya 1 atau 2 tahun, karena beliau tidak berani pulang ke rumah, karena ketika beliau ingin pulang beliau teringat pesan ibunda beliau tersebut ("Kelak kita bertemu di akhirat saja...") sehingga sebelum ada Izin dari Ibunya beliau tidak berani pulang ke rumah.

Kekuatan Ruhiyah Dai...

“Kalian akan mendakwahi manusia pada hari Jumat,” kata Hasan Al Banna saat memberikan pembekalan kepada calon khatib, “maka berpuasalah pada hari Kamis dan dirikanlah sholat tahajud di malam harinya.”

Hasan Al Banna menyadari betul bahwa mendakwahi manusia termasuk khutbah Jumat  adalah proyek ilahiyah mengubah hati manusia. Dan sungguh tak ada yang kuasa mengubah hati kecuali Allah sendiri. Karenanya dalam tausiyahnya ia menekankan para dai untuk mendekat kepada Allah sedekat-dekatnya, hingga Dia berkenan menolong para daiNya. Membersamai dakwah dan khutbah mereka dengan hidayahNya.

Khadijah...

Tak Tahan Air Mata, Banyak Yang Menangis Membaca Kisah Khadijah (Istri Rasulullah) ini, Khadijah Memang Wanita Istimewa

DUA PERTIGA (2/3) wilayah Makkah adalah milik Siti Khadijah, istri pertama Rasulullah SAW. Ia wanita bangsawan yang menyandang kemuliaan dan kelimpahan harta kekayaan.

Namun ketika wafat, tak selembar kafan pun dia miliki. Bahkan baju yang dikenakannya di saat menjelang ajal adalah pakaian kumuh dengan 83 tambalan.

Thalhah bin Ubaidillah...

Siapa yang ingin melihat orang berjalan di muka bumi setelah mengalami kematiannya, maka lihatlah Thalhah,” sabda Rasulullah.

Sejak saat itu bila orang membicarakan perang Uhud di hadapan Abu Bakar, maka beliau selalu menyahut, “Perang hari itu adalah peperangan Thalhah seluruhnya. Hingga akhir hayatnya, perjuangan sahabat mulia itu tak kenal henti. Sebuah sejarah besar diukir, sejarah itu bernama Thalhah bin Ubaidillah.”

Nama lengkapnya adalah Thalhah bin Ubaidillah bin Utsman bin Amru bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Ibunya bernama Ash-Sha’bah binti Abdullah bin Abbad bin Malik, saudara perempuan Al-‘Ala’ bin Al-Hadrami. Wanita ini telah menyatakan dirinya sebagai seorang muslimah.

Sa'ad bin Abi Waqqas...

Sa’ad bin Malik Az-Zuhri atau sering disebut sebagai Sa’ad bin Abi Waqqas, dilahirkan di Makkah dan berasal dari bani Zuhrah suku Quraisy. Dia adalah paman Rosulullah Saw dari pihak ibu. Ibunda rasul, Aminah binti Wahhab berasal dari suku yang sama dengan Saad yaitu dari Bani Zuhrah. Oleh karena itu Saad juga sering disebut sebagai Sa'ad of Zuhrah atau Sa'ad dari Zuhrah, untuk membedakannya dengan Sa'ad-Sa'ad lainnya. Sa’ad termasuk ke dalam golongan orang yang pertama masuk Islam dan termasuk sepuluh sahabat yang mendapat jaminan surga. 

Sa’ad dilahirkan dari keluarga yang kaya raya dan terpandang. Dia adalah seorang pemuda yang serius dan memiliki pemikiran yang cerdas. Sosoknya tidak terlalu tinggi namun bertubuh tegap dengan potongan rambut pendek. Dia sangat dekat dengan ibunya.


Said bin Zaid...

Said bin Zaid bin Amru bin Nufail Al Adawi atau sering juga disebut sebagai Abul A’waar lahir di Mekah 22 tahun sebelum Hijrah. Beliau termasuk sepuluh orang yang diberi kabar gembira akan masuk surga oleh Nabi saw.

“Wahai Allah, jika Engkau mengharamkanku dari agama yang lurus ini, janganlah anakku Sa’id diharamkan pula daripadanya.” (Doa Zaid untuk anaknya Said).

Ayah Said bernama Zaid bin Amru bin Nufail, tidak suka dan tidak pernah mau mengikuti ajaran jahiliyah. Beliau, yang diberi gelar Hanif, adalah penyelamat bayi perempuan yang ingin di bunuh oleh bapaknya pada masa tersebut dan mengambilnya sebagai anak angkat.

Abu Ubaidah bin Jarrah

Penampilannya mempesona. Pemuda itu berperawakan tinggi dan atletis. Wajahnya cerah dan ditumbuhi janggut pendek yang tertata rapih. Setiap orang yang melihatnya pastilah senang, dan siapapun yang bersua dengannya akan segera merasakan aura yang positif, bahkan hanya dengan berada di dekatnya saja. Sang pemuda itu berperilaku sangat sopan, rendah hati dan cenderung pemalu. Namun dalam situasi yang sulit, ia bisa terlihat serius dan awas, seperti kilau mata pedang yang tajam.

Diberi gelar “Amin”

Para sahabat Nabi SAW menggelarinya "Amin" (orang yang terpercaya). Nama lengkapnya adalah Aamir ibnu Abdullah ibnu al-Jarrah. Namun ia lebih dikenal sebagai Abu Ubaidah. Abdullah ibnu Umar menggambarkan sosok ini sebagai berikut:

Anas bin Malik...

Anas bin Malik urutan ke tiga dari sahabat Nabi Muhammad SAW yang banyak meriwayatkan hadist, Ia meriwayatkan sebanyak 2.286 hadits. Anas bin Malik bin Nadar al-Khazraj lahir: 612 wafat:709/712)

Beliau adalah Anas bin Malik bin Nadzor bin Dhomdom bin Zaid bin Harom bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin An Najjar, Abu Hamzah Al Ansori Al Khazraji. Dia termasuk kerabat Rasulullah dari jalur istri. Ia juga muridnya, pengikutnya dan sahabat yang terakhir meninggal dunia.

Ia adalah pambantu Rasulullah dan seorang yang banyak meriwayatkan hadits darinya. Ibunya adalah Ummu Sulaim Malikah binti Milhan bin Kholid bin Zaid bin Harom, istri Abi Tholhah Zaid bin Sahl Al Ansori. Ketika nabi saw datang ke Madinah, Anas berumur 10 tahun. Dan ketika itu juga, ibunya datang kepada nabi saw dan berkata kepadanya: “Ini adalah Anas anak yang pandai yang akan menjadi pembantumu”. Maka nabi pun menerimanya.

Rumaisha Ummu Sulaim...

Ia seorang wanita keturunan bangsawan dari kabilah Anshar suku Khazraj memiliki sifat keibuan dan berwajah manis menawan. Selain itu ia juga berotak cerdas penuh kehati-hatian dalam bersikap, dewasa dan berakhlak mulia, sehingga dengan sifat-sifatnya yang istimewa itulah pamannya yang bernama Malik bin Nadhar melirik dan mempersuntingnya. Rumaisha Ummu Sulaim binti Milhan bin Khalid bin Zaid bin Malik adalah satu dari wanita solehah yang memiliki kedudukan istimewa di mata Rasulullah.


Pada saat Rasululllah menyerukan dakwah menuju tauhid, tanpa keraguan lagi Ummu Sulaim langsung memeluk agama Islam, dan tidak peduli akan gangguan dan rintangan yang kelak akan dihadapinya dari masyarakat jahili paganis.

Uwais Al Qarni dari Yaman...

Di Yaman, tinggalah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit sopak, tubuhnya belang-belang. Walaupun cacat, ia adalah pemuda yang soleh dan sangat berbakti kepadanya Ibunya. Ibunya adalah seorang wanita tua yang lumpuh. Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan Ibunya. Hanya satu permintaan yang sulit ia kabulkan.

"Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersama dengan kamu, ikhtiarkan agar Ibu dapat mengerjakan haji," pinta Ibunya. Uwais tercenung, perjalanan ke Mekkah sangatlah jauh melewati padang pasir tandus yang panas. Orang-orang biasanya menggunakan unta dan membawa banyak perbekalan. Namun Uwais sangat miskin dan tak memiliki kendaraan.

Abu Sufyan bin Harits

Ia adalah Abu Sufyan bin Harits, dan bukan Abu Sufyan bin Harb ayah Mu’awiyah. Kisahnya adalah kisah kebenaran setelah kesesatan, sayang setelah benci dan bahagia setelah celaka, yaitu kisah tentang Rahmat Allah yang pintu-pintunya terbuka lebar, dari seorang hamba yang menjatuhkan diri di haribanNya setelah penderitaan yang berlarut-larut.

20 tahun sebelum perkenalannya dengan Islam, Abu Sufyan adalah tulang punggung Quraisy, mengubah syair-syair untuk menjelekkan serta menjatuhkan Nabi, ia juga turut serta dalam peperangan yang dilancarkan terhadap Islam.

Saudaranya Naufal, Rabi’ah dan Abdullah semuanya telah masuk Islam, Abu Sufyan adalah saudara sepupu Nabi, yaitu putera dari pamannya Harits bin Abdul Munthalib. Disamping itu ia juga saudara sesusu dari Nabi karena selama beberapa hari disusukan oleh ibu susu Nabi, Halimatus Sa’diyah.

Amr Ibnul Jamuh

Ia adalah ipar dari Abdullah bin Amr bin Haram, karena menjadi suami dari saudara perempuan Hindun binti Amar, Ibnu Jamuh merupakan salah seorang tokoh penduduk Madinah dan salah seorang pemimpin Bani Salamah.

Putranya Mu’adz bin Amr telah mendahuluinya masuk Islam dan  termasuk dalam salah satu kelompok 70 orang yang berbai’at ‘Aqabah, bersama dengan sahabatnya Mu’adz bin Jabal. Mu’adz bin Amr menyebarkan agama Islam di kalangan penduduk Madinah dengan keberanian yang luar biasa layaknya pemuda Mukmin yang gagah berani.

Suatu ketika putranya Mu’adz bin Amr dan sahabatnya Mu’adz bin Jabal telah bermufakat akan menjadikan berhala dirumah ayahnya sebagai barang permainan dan penghinaan. Ketika malam tiba mereka menyelinap ke dalam rumah, lalu mengambil berhala Amr dan membuangnya ke dalam lubang pembuangan hajat.

Sya'ban...



Terkisah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang bernama Sya'ban RA, yang memiliki kebiasaan unik setiap masuk masjid. Ia selalu datang ke masjid sebelum sholat berjamaah dan selalu melakukan itikaf di pojok depan masjid. Mengapa dia selalu mengambil posisi di pojok? Itu karena dia tidak mau mengganggu atau menghalangi orang lain yang akan melakukan ibadah di masjid. Kebiasaan seperti ini sudah sangat dipahami oleh semua orang bahkan oleh Rasulullah sendiri. Pada saat sholat berjamaah pun Sya'ban RA selalu pada posisi tersebut.
Pada suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai, Rasulullah SAW merasa heran karena tidak mendapati Sya’ban RA pada posisi seperti biasanya. Rasul pun bertanya kepada jemaah yang hadir apakah ada yang melihat Sya’ban RA. Namun tidak ada seorangpun jemaah yang melihat Sya’ban RA. Sholat subuhpun sengaja  ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban RA. Namun yang ditunggu belum juga datang. Khawatir sholat subuh kesiangan, Rasulullah memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Luar biasanya Al-Quran...

Membaca Al Quran tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu. Secara hitungan matematika dunia, me...

ARTIKEL POPULER

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...