"Nak pergilah menuntut ilmu tuk jihad di jalan Allaah SWT, Kelak kita bertemu di akhirat saja". Perintah Ibunda Imam Syafi'i kepada Imam Syafi'i sebelum rihlah (perjalanan menuntut ilmu).
Kemudian, Imam Syafi'i berangkat dari Makkah ke Madinah belajar dengan Imam Malik, kemudian ke Iraq.
Di Iraq, Imam Syafi'i bukan hanya 1 atau 2 tahun, karena beliau tidak berani pulang ke rumah, karena ketika beliau ingin pulang beliau teringat pesan ibunda beliau tersebut ("Kelak kita bertemu di akhirat saja...") sehingga sebelum ada Izin dari Ibunya beliau tidak berani pulang ke rumah.












